Cara setting looper mesin obras benang 3

Senang sekali jika mesin kecil ini sampai dengan selamat di rumah. Terbayang sudah mudahnya menjahit. Tentu tidak lagi pusing memikirkan panasnya hari, serta ongkos ke tukang obras yang lumayan jauhnya dari rumah. Akan tetapi, bagi pembeli online, kesenangan itu tidak akan bertahan lama setelah membuka kardus mesin obras tadi. Kenapa bisa? karna setelah mesin tersebut keluar dari kardusnya, tentulah ada beberapa barang yang harus dirakit sendiri. Layaknya superman, penjahitpun harus merubah diri sejenak menjadi montir dadakan. biasanya penjual online yang bagus telah menyiapkan tutorial di wall FB atau halaman online yang mereka kelola. Biasanya yang akan dirakit itu adalah tempat benang, penggantung benang, mesin dinamo dan penahan mesin supaya tidak bergeser dari tempatnya.


Nih ada contohnya yang saya ambil dari pedagang online tempat saya membeli mesin obras yang ada gambarnya tu di atas. sekaligus pedagang online yang bikin semangat saya terpacu buat nulis d blog beginian. Nama akun FBnya Mas Karim, di wall nya banyak sekali macam-macam alat-alat jahit, dari yang kecil, sampai yang besar. Saya percaya beli mesin obras ini ke dia karna banyak sekali membaca testimoni pembeli-pembeli online seperti saya yang hampir seluruhnya bagus. Pedagang ini juga memberikan garansi tutorial online selama 1 bulan. 


Proses perakitan ini akan memakan waktu yang sebenarnya tidak lama tetapi harus teliti melihat gambar yang nantinya akan disesuaikan dengan mesin. Jangan terburu-buru dan muak mengatur alur benang, karna kalau dikerjakan dengan tepat dan teliti, pasti hasilnya akan bagus.


I. Merakit dudukan benang, dinamo dan menempelkan mesin obras ke meja
















Sampai di tahap yang ke 15, mesin obras sudah kokoh di meja dudukannya. selanjutnya adalah hal yang paling ribet karena kita akan berhadapan dengan lubang-lubang kecil.

II. Memasang Benang ke Jarum

Karena benangnya ada tiga, maka jarum yang dipakai tentulah berjumlah tiga buah dan juga jalur ke tiga benang tersebut pastilah berbeda. Dua buah jarum di mesin ini berbeda bentuknya dengan jarum biasa yang biasa disebut dengan looper. dalam satu looper ini terdapat dua buah lubang. looper ini sama halnya dengan jarum, harus selalu dalam keadaan tajam, dan tidak boleh bengkok.
Looper Kiri
looper bawah (kanan)Memasang alur benang;

  1. Pasanglah benang obras di ke tiga tempat benang yang telah dirakit tadi. Pakailah benang jahit biasa terlebih dahulu di bagian tengah, yang akan dimasukkan ke jarum. Hal ini berguna untuk mengantisipasi tekanan benang atas terlalu kuat dan menyebabkan benang putus. Karena benang jahit biasa lebih kuat dibandingkan benang obras, jadi ketika menyetel tekanan benang atas, benang tidak akan mudah putus. 

  2. Pasang benang sebelah kanan terlebih dahulu 



    Pastikan benang masuk di kedua lubang looper
  3. Pasang benang bagian depan

  4. Pasang benang yang sebelah kiri


    pengait ini lho yang sering gak kelihatan, yang akhirnya menyebabkan benang di looper sering putus




































Setelah semua benang terpasang di jalurnya, longgarkanlah tekanan benang kiri dan kanan (yang berujung pada looper), dan kencangkanlah tekanan pada benang atas (yang berujung pada jarum). Setelah dicoba, hasilnya akan seperti ini; 


Belum rapi hasilnya, dan rajutanya juga sangat renggang


III. Langkah selanjutnya adalah membuat hasil rajutan tadi menjadi rapi dan lebih rapat

  1. Siapkan obeng obras

  2. Longgarkan baut yang berada di bagian belakang bawah mesin dengan obeng obras tersebut



  3. Ubah panel di bagian atas dari baut yang dilonggarkan tadi, yang ada angkanya, semakin besar angkanya, jarak rajutan benangnya akan semakin rapat, pilihlah no 14 untuk rajutan yang sedang jaraknya. yang ditarik itu, ada besi seperti jarum timbangan, buatlah ujung besi itu ke arah nomor yang diinginkan.

  4. Setelah panel tadi di seting, eratkan lagi baut yang tadi di longgarkan di bagian bawahnya.

  5. Sekarang mesin obras tersebut sudah bisa digunakan dengan baik. Ini hasil yang saya dapatkan 


  6. Jangan lupa membersihkan mesin obras setlah selesai digunakan supaya mesin anda tetap awet.

Tulisan saya ini adalah hasil dari tutorial online tadi malam, selama dua jam bersama dengan pedagang online Mas Karim dengan menggunakan Whats Up. Semoga bermanfaat ya....

Apa Penyebab benang obras sering putus?

Putus pada salah satu benang bisa disebabkan banyak faktor misalnya jarum tumpul, looper kasar, needle plat kasar, gigi terlalu tinggi dan setelan kurang pas. Untuk mengatasi masalah semacam ini coba teliti kembali semua bagian tersebut, kalo perlu di lepas dan di amplas bagian-bagian yang kasar.

Apa itu Looper dalam mesin obras?

Looper adalah lubang-lubang tempat benang dikaitkan. Looper yang terdapat pada mesin obras umumnya ada dua jenis. Pertama yakni over looper atau pembentuk loop atas dan yang kedua yakni berupa under looper atau pembentuk loop bawah.

Benang obras ada berapa?

Benang obras berjumlah 3, 4, 5 atau 6 untuk mengobras bahan kain. Kain perca biasa diperlukan untuk mencoba setikan mesin obras.